CFC (CHLORO FLUORO CARBON), Sebagai Penyebab Menipisnya Lapisan Ozon

<

Pernahkah anda mengatakan pada siang hari "aduh..panas banget hari ini..". pernahkan? ya pastilah pernah... karena panas yang sangat menyengat tersebut adalah salah satu siklus dari Pemanasan Global. Berikut ini saya ingin memberikan info mengenai zat penyebab lapisan ozon semakin menipis yang diambil dari catatan mata kuliah saya.

CFC merupakan zat kimia yang mengandung unsur klor, fluor dan carbon yang biasa digunakan sebagai refrigant dan propelant. CFC memiliki nama dagang freon. Senyawa CFC, terutama Freon 11 (CFCl3) dan Freon 12 (CF2Cl2) banyak digunakan sebagai pelarut dalam bidang industri, pembersih dalam alat elektronik, refrigerant pada kulkas dan AC, serta zat propelant pada kosmetika dan alat semprot aerosol. Senyawa CFC pada mulanya dianggap zat kimia yang ideal, karena tidak mudah bereaksi dan tidak beracun. Ironisnya, justru karena sifatnya itu CFC mampu terbang ke lapisan stratosfer dan merusak ozon. Pada tahun 1974 untuk pertama kalinya Rowland dan Molina menemukan teori bahwa senyawa klor dapat merusak ozon (O3).
Pada tahun 1985, untuk pertama kalinya ditemukan penipisan lapisan ozon di antartika. Bila lapisan ozon rusak, maka sinar UV lebih banyak sampai ke bumi yang dapat mengakibatkan dampak yang merugikan bagi makhluk hidup.
CFC yang digunakan pada refrigerant pada AC, kulkas dan alat-alat pendingin lainnya yang digunakan adalah CFC-12/CFC-502/CFC-11. Aktivitas yang dapat menimbulkan emisi CFC ke udara adalah pada saat dilakukannya perbaikan dan pemeliharaan alat-alat pendingin. Karena biasanya pada saat perbaikan, terjadi pengisian CFC. Pada saat pengisian ini biasanya ada sebagian CFC teremisi ke udara. CFC juga dapat teremisi pada saat terjadi kebocoran pada alat pendingin tersebut. Aerosol adalah campuran zat-zat yang berada dalam fasa cair dan gas. Produ-produknya banyak ditemukan pada produk kosmetik (parfum, bodyspray, deodorant, hairspray, dll). Fungsi CFC dalam produk aerosol adalah sebagai bahan pendorong (propelant). Penggunaan CFC pada produk aerosol disukai karena tidak beracun,tidak korosif dan tidak mudah terbakar.
CFC merupakn senyawa yang stabil, sukar bereaksi, namun karena sifat itu CFC yang teremisi ke udara dapat naik dengan bebas ke stratosfer dan merusak lapisan ozon. Ozon bereaksi dengan senyawa klor seperti CFCl3 (pada aerosol), CF2Cl2 (pada pendingin), dll. Bereaksinya gas ozon dengan senyawa klor hasil aktivitas manusia ini dapat menipiskan, bahkan menghabiskan ozon dalam lapisan stratosfer. Sinar matahari menguraikan senyawa-senywa klor menjadi atom klor yang akan bertindak sebagai katalis atau mempercepat reaksi dalam reaksi penguraian ozon.
Cl- dapat menjadi katals dan siap bereaksi dengan O3 yang lain. Satu atom klor dapat bereaksi dengan 10.000 sampai 100.000 molekul ozon. Katalis mempercepat reaksi, reaksi kimia dengan batntuan katalisator berakibat bahwa perusakan ozon (O3) berjalan lebih cepat dibandingkan dengan pembentukannya. Karena proses pembentukannya dan perusakan molekul-molekul ozon di stratosfer tidak lagi seimbang maka lebih banyak molekul-molekul ozon yang rusak daripada molekul-molekul ozon yang terbentuk dalam waktu tertentu. Hal ini berakibat bahwa konsentrasi ozon di stratosfer menjadi berkurang sehingga lapisan ozon menipis dan terbentuk lubang-lubang ozon. Kerusakan ozon ini snagat berbahaya bagi makhluk hidup diantaranya menyebabkan penurunan kekebalan tubuh, kanker kulit dan katarak, karena ozon dapat menyerap sinar UV. UV dalam jumlah kecil dibutuhkan dalam tubuh untuk pembentukan vitamin D. Tetapi akibat makin banyaknya UV yang masuk dapat mengakibatkan kanker kulit, katarak, dan menurunkan kekebalan tubuh. Pemanasan global disebabkan karena fitoplankton mengambil CO2 yang banyak dari udara untuk fotosintesis, tapi karena UV meningkat, menyebabkan CO2 banyak yang tidak terserap sehingga menimbulkan pemanasan global.

/Helmy untuk Black In News dan Djarum Black/

5 comments:

Anonim mengatakan...

bagus banget

Ace Maxs mengatakan...

teriamakasih banyak, sangat bermanfaat pembahasannya

http://www.tokoobatku.com/obat-herbal-penyakit-gagal-ginjal/

ivone tumbel mengatakan...

makasih infonya....

Aksan Motor mengatakan...

sip...

putra imbau mengatakan...

kalo yang co2 gan, gimana reaksi nya, kok banyak dikatakan co2 merusak lapisan ozon. tapi saya cari cari nggak ada jawabanyya!

Posting Komentar